Tips Memilih Top Level Domain (TLD) yang Sesuai dan Benar untuk Blogger Pemula

tips memilih domain

Sebagai blogger pemula, kita tau bahwa top level domain itu penting untuk meningkatkan performa kualitas blog. Namun karena belum berpengalaman dan baru ingin mengganti domain gratisan ke TLD pasti merasa bingung nih memilih ekstensi domain yang mana. Secara banyak sekali domain yang bisa kita gunakan untuk blog.

Nah karena itulah teman-teman perlu mengetahui lebih dulu, bahwa domain-domain tersebut ternyata memiliki kegunaan yang berbeda-beda.

Dan agar tidak salah kaprah memilih domain untuk blog, ada baiknya kita mengetahui kegunaan domain-domain tersebut.

Tetapi sebelum masuk ke pembahasan lebih lanjut, mari kita simak lebih dulu sebenarnya apasih domain itu?

Pengertian domain

Domain adalah suatu nama unik yang terletak di akhiran alamat link website. Fungsinya yaitu untuk mengidentifikasi website itu sendiri. Misalkan blog ini beralamatkan diyantiblog.com, maka domain yang dipakai yaitu .com.

Namun top level domain bukan hanya .com saja, masih banyak jenis domain yang bisa dipakai. Dan berikut ini adalah jenis domain sekaligus kegunaannya.

Jenis-jenis domain

1. Generic Top Level Domain (gTLD)

Seperti namanya, general top level domain merupakan domain yang bersifat general atau umum. Adapun yang termasuk gTLD adalah:

  • .com : untuk keperluan komersial ataupun personal.
  • .org : untuk organisasi.
  • .net : untuk keperluan internet/ network.
  • .biz : untuk website bisnis.
  • .edu : untuk website pendidikan.
  • .info : untuk website informasi.
  • .name : untuk web pribadi.
  • .pro : untuk web profesional.
  • .aero : untuk website perusahaan penerbangan.
  • .asia : untuk domain di asia.
  • .cat : domain untuk kategori.
  • .coop : untuk website perusahaan cooperation.
  • .gov : untuk website pemerintahan.
  • .int : domain untuk internasioal.
  • .jobs : domain untuk website pekerjaan.
  • .mil : domain untuk website militer.
  • .mobi : domain untuk keperluan mobile communication.
  • .tel : untuk website telekomunikasi.
  • .museum : domain untuk website musium.
  • .travel : untuk website perjalanan.

2. Country code Top Level Domain (ccTLD)

Country code top level domain merupakan domain yang mengidentifikasikan sebuah negara, domain ini juga berdasarkan dari kode negara. Dan berikut adalah domain yang termasuk ccTLD:

  • .id : domain Indonesia.
  • .sg : domain Singapura.
  • .us : domain Amerika Serikat.
  • .my : domain Malaysia.
  • .au : domain Australia.
  • .de : domain Jerman.

3. New Generic Top Level Domain (NgTLD)

New generic top level domain merupakan domain baru yang bersifat general dan umum. Berikut domain yang termasuk NgTLD:

  • .tech : untuk website dengan topik teknologi pendidikan.
  • .press : untuk website jurnalistik, blogger ataupun pers dan surat kabar.
  • .site : untuk profesional website, bisnis online, personal website.
  • .space : untuk website desainer, fotografer, startup, industri kreatif, freelancer ataupun blogger.
  • .store : untuk toko online, website bisnis, commerce, website retail.
  • .online : untuk website perusahaan juga personal.
  • .host : untuk website bermuatan hosting dan domain.
  • .xyz : untuk website personal ataupun website bisnis online.

Domain Indonesia

Ekatensi domain di Indonesia (.id) dikelolah oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Dimana dalam penggunaannya tidak bisa sembarangan karena harus memenuhi persyaratan yang berlaku. Dan berikut adalah beberapa top level domain Indonesia:

  • .ac.id : domain untuk web akademik atau perguruan tinggi.
  • .co.id : domain untuk komersial dan personal.
  • .desa.id : domain untuk situs pemerintahan desa.
  • .or.id : domain untuk organisasi.
  • .net.id : domain untuk penyedia jasa telekomunikasi.
  • .web.id : domain untuk perseorangan maupun organisasi.
  • .sch.id : domain untuk sekolah.
  • .go.id : domain untuk instansi pemerintah.

Tips memilih Top Level Domain yang benar dan sesuai kebutuhan

1. Pahami website sendiri, jenis-jenis domain dan kegunaannya

Langkah pertama agar tidak salah memilih domain yaitu dengan cara memahami website atau blog sendiri. Sekiranya website itu dibuat untuk apa, misal seperti hanya untuk personal blog, untuk bisnis, untuk sekolah, perusahaan atau bahkan organisasi. Pemilihan top level domain bisa disesuaikan dengan kegunaan website itu sendiri. Jangan sampai hanya blog personal tapi ingin menggunakan TLD .ac.id itu tidak nyambung. Biasanya personal blog menggunakan top level domain .com, .net, .site, .online, .info ataupun .xyz .

2. Mencari tahu kelebihan dan kekurangan domain yang akan dipilih

Sebelum memakai apapun akan lebih baik mengerti lebih dulu kekurangan dan kelebihannya, begitu juga dalam menggunakan domain. Sebab disetiap domain pasti ada kelebihan dan kekurangannya yang bisa mempengaruhi kinerja maupun kualitas website kita.

3. Menyesuaikan harga

Setiap domain dibandrol dengan harga yang bermacam-macam. Mulai dari puluhan ribu hingga beratus-ratus ribu. Oleh karena itu teman-teman bisa menyesuaikan dengan harga yang sesuai di kantong masing-masing. Namun yang perlu diingat bahwa membeli top level domain berarti harus memperpanjangnya.

Dan memperpanjang masa domain (satu tahun sekali) artinya harus mengeluarkan biaya lagi. Nah disinilah yang perlu teman-teman perhatikan. Bahwa biaya awal membeli domain belum tentu sama dengan biaya perpanjangannya.

Untuk itu jangan tergiur harga murah diawal. Karena beberapa domain ada yang biaya perpanjangannya jauh lebih tinggi dari harga awal. Teman-teman jangan sampai terjebak.

4. Memilih penyedia domain yang terpercaya

Memilih penyedia domain yang terpercaya itu sangat penting. Karena beberapa waktu lalu sempat heboh bahwa beberapa website tiba-tiba hilang tidak bisa diakses lagi. Dan ternyata penyebab itu bisa terjadi karena top level domain yang digunakan tidak jelas asal usulnya.

Maka dari itulah memilih penyedia domain yang terpercaya itu sangat penting.

Domainesia adalah salah satu penyedia layanan web hosting dan registrasi domain terpercaya di Indonesia. Dengan pelayanan yang ramah, harga yang kompatibel bahkan teman-teman bisa meminta tolong untuk memasangkan domain jika kesulitan dan tidak bisa.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai top level domain hingga tips memilih domain yang sesuai dan benar untuk blogger pemula. Intinya jangan sampai teman-teman terjebak dengan harga murah diawal saja. Dan jangan sampai juga salah memilih penyedia domain. Pilihlah penyedia domain yang sudah jelas terpercaya dan populer di Indonesia, yaitu domainesia.


Referensi :

https://www.domainesia.com/panduan/ekstensi-domain-atau-top-level-domain/

Next Post Previous Post
1 Comments
  • Agus Warteg
    Agus Warteg 8 November 2021 pukul 20.39

    Salah satu yang kadang mengecoh itu memang harga perpanjang domain.

    Aku dulu pernah beli domain dot com karena murah cuma 35 ribu saja, eh pas perpanjang jadi 150k, akhirnya tidak aku perpanjang.😂

Add Comment
comment url